banner

Pengungsi Nduga 40.821 Jiwa Menunggu Bantuan Gereja

JAKARTA. Theo Hesegem, Direktur Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua, mengatakan bahwa “jumlah pengungsi saat ini sebanyak 44.821 orang yang merupakan warga dari 31 distrik/kecamatan.” Dalam keterangan yang di berikan (18/8/19) di Kantor Pusat Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Salemba Raya, Jakarta Pusat, Theo melanjutkan menjelaskan bahwa “Sebagian besar dari mereka adalah warga dari 40 gereja yang berada di daerah Nduga.” Mereka meninggalkan rumah dan harta benda mereka agar luput dari pertempuran  TNI-POLRI dan TPN/OPM. Mereka hidup di tenda-tenda pengungsian dan sangat membutuhkan bantuan berupa makanan, pakaian, air minum dan lain-lain. Sementara itu, kebutuhan akan fasilitas kesehatan dan pendidikan juga menjadi terbengkalai terutama bagi perempuan dan anak-anak. Pemerintah Kabupaten Nduga berupaya memberikan bantuan namun karena situasi yang mencekam bantuan tersebut masih kurang.

Dalam siaran persnya PGI, lewat Sekretaris Umum, Pdt. Gomar Gultom mengatakan “meminta pemerintah Indonesia agar memberikan jaminan keamanan bagi warga Nduga untuk  dapat melanjutkan kehidupan mereka tanpa rasa takut. Kemudian meminta pemerintah, gereja-gereja di Indonesia serta masyarakat yang lebih luas untuk memberikan bantuan bagi warga yang masih tinggal di daerah pengungsi sehingga  kebutuhan pangan, sandang, kesehatan, pendidikan dapat terpenuhi sembari menunggu adanya jaminan keamanan dari pemerintah Republik Indonesia.



About kabarbaik