banner

Sekjen Kemenkominfo Rosarita Niken Widiastuti Membuka Munas VI PERWAMKI

Perkumpulan Wartawan Media Kristiani Indonesia (PERWAMKI), baik yang berasal dari media umum ataupun media kristiani, pada hari Jumat, 22 Maret mengadakan ibadah dan pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) VI. Rehobot Function Hall Lantai 3 Mall Arta Gading, Kelapa Gading Jakarta Utara didapuk menjadi tempat pembukaan Munas. Acara ini tidak dapat terlaksana dengan baik tanpa dukungan dari Rehobot Ministries, Pdt. Erastus Sabdono yang kehadirannya diwakili oleh Pdt. Dr. Franky Tjong.

Acara Munas dibuka ibadah dengan pengkhotbah Pdt. DR. Mulyadi Sulaeman dari PGPI. Hadir sejumlah pimpinan gereja aras nasional, seperti Ketua Umum PGLII Pdt. DR. Ronny Mandang, Bendahara Umum PGI Ivan Rinaldi, Sekretaris Jendral MUKI magardin Zega, Ketua Umum API Pdt. Brigjen (purn) Harsanto Adi, Pengurus FGMBI Eliezer H. Hardjo, Ketua STT BF Pdt. Dr. Dr. Benny Banu, Sekretaris BPD GBI Pdt. Maringan, Sekretaris Wilayah Jakarta PGPI Pdt. Yusuf Agustian, Sekretaris PGLII DKI, Pdt. Dr. Antonius Natan, para profesional, dan kaum jurnalis. Secara khusus penasehat PERWAMKI yang setia mendampingi dalam pengurusan perwamki peeriode 2014-2019 Jacub Pratama, yang dikenal dengan group musik Solideo. Acara ini dibuka Sekjen Kementerian Komunikasi dan Informasi RI, Rosarita Niken Widiastuti, M.Si sebagai keynote speaker yang mewakili Menteri Kominfo RI, Rudyantara.  

Acara didahului dengan ibadah dengan liturgos, Pdt. Dr. Sapta Siagian kemudian dilanjutkan dengan firman oleh Pdt. Mulyadi Sulaeman. Sesepuh PGPI mengatakan dalam khotbahnya bahwa wartawan itu harus membawa kabar baik ke manapun dia pergi. Seperti tema yang diusung dalam Munas VI “Pergilah Memberitakan Kabar Baik” (Matius 16:20), katanya. Wartawan itu sebenarnya seperti pengintai yang pernah diperintahkan Musa. Pengintai itu melaporkan fakta-fakta yang ada, tetapi ada 10 pengintai yang membuat laporan menakutkan. Tuhan mengajarkan kita supaya percaya pada janji-janjiNya, selalu optimis memberitakan kabar baik, karena Tuhan selalu menyertai kita.

Rosarita Niken Widiastuti yang bicara mengenai topik “Menjalankan Fungsi Pers di Tahun Politik” mengatakan bahwa pilar demokrasi itu tidak lagi terdiri dari empat pilar yaitu eksekutif, legislatif, yudikatif, pers, melainkan ditambah dengan media sosial (Medsos). Tingginya media sosial di Indonesia telah membuat Indonesia sebagai negara cuitan keempat terbesar didunia. Rosarita mengajak untuk informasi yang saat ini banyak beredar di medsos harus cek dan ricek. Bahkan Kominfo memiliki kemampuan untuk mengecek seluruh berita yang beredar di Indonesia dengan melihat di situs Kominfo.

Munas Perwamki secara resmi dibuka oleh Menkominfo. Munas dilanjutkan dengan persidangan Munas di Villa Pondok REM dari tanggal 23-24 (Sabtu-Minggu) Maret 2019. Munas di Pondok REM ini adalah dukungan dari Pdt, Dr. Abraham Supit yang merupakan gembala sidang senior di GBI REM Jakarta yang dikenal dengan seorang yang murah hati kepada para pendeta-pendeta di daerah.



About kabarbaik